serial 8 juragan jacky

SERIAL 8 JURAGAN JACKY.

SUTRADARA/SKENARIO : SYAHRIAR TATO

YUK KE KAMPUS STIKES MEGAREZEKI.
“Belajar Yes, NarkOba Oouw nO”

Bintang tamu : HM.ALIMUDDIN SH.MH.
Ketua Yayasan megarezeki makassar

Juragan Jacky sedang membaca Koran yang memberitakan tentang bahaya narkoba. Dua orang pemuda yang sedari tadi duduk dipojok ruang, keluar dengan sempoyongan, Juragan jacky pikir anak muda tersebut tidak enak badan, ia pun menuntun anak muda itu keluar. Juragan kembali lagi, ia menanyakan pada penonton kenapa pemuda tadi sempoyongan, penonton menjelaskan kalau pemuda tadi habis menghisap ganja. Juragan Jacky ketakutan.
Juragan Jacky tiba-tiba teringat pada Ririn, Ia kawatir Ririn anak satu satunya terpengaruh. Meski menyangkal terlibat narkoba, namun Juragan Jacky tetap memeriksa isi tas anaknya tersebut, Ririn menolak karena didalamnya ada perlatan rahasia (pembalut wanita). Hal ini membuat Juragan makin curiga. Ia memaksa Ririn dan benar didalamnya hanya berisi buku dan pembalut.
Haseng datang lagi, seperti biasa memesan secangkir kopi dan langsung duduk didekat Juragan. Ia menegur juragan yang serius membaca Koran. Juragan menjelaskan kalau ia membaca bahaya narkoba. Haseng yang sok tau lansung berkomentar kalau narkoba itu sebetulnya obat, sebaiknya tidak usah dilarang, karena dilarang itulah makanya harga mahal dan banyak yang cari dan mau mencobanya. Terjadi perbedaan pendapat antara Juragan dan Haseng yang sok tau.
Seorang tamu datang. Mendengar perdebatan antara juragan dan Haseng, akhirnya ia angkat bicara. Ia pun mengenalkan diri lalu menjelaskan betapa bahayanya narkoba itu.
Pemuda lain datang dengan sempoyongan, Juragan lansung mengusirnya karena mengira pemuda tersebut morphinis. Ternyata pemuda itu benar-benar pusing. Juragan tidak percaya. Pemuda itu menjelaskan kalau ia tidak mau mengorbankan masa depannya dengan kenikmatan sesaat. Baginya Belajar Yes Narkoba No

Segment 01.
OPENING GRAFIS Cafe Juragan Jacky .
TITLE

Musik pengiring membuka acara dengan sebuah lagu tentang susahnya hidup (bisa diaransir jadi lagu yang bernuansa komedi).

Fade Out.
COMMERCIAL BREAK.
Segment 02.
Fade in.

-Rosnah yang lagi bersolek di cermin kecilnya digoda oleh Juragan Jacky

JURAGAN JACKY.
Wadouh bidadari café juragan jacky tambah cantik ni,pantas pengunjung café semakin hari semakin berjubel,…tapi rata rata cuman pesan secangkir kopi doang…

ROSNA.
La iyalah…siapa dulu yang buatkan kopinya?

JURAGAN JACKY.
Kalau begitu buatkan dulu abang segelas susu…

ROSNA.
Abang abang,nanti Ririn dengar dia ngambek lagi? susunya pake es bos?

JURAGAN JACKY.
Ndak la ya? Mau ko tambah bikin cammo ka?

penonton riuh mengomentari juraga jacky.sementara rosna membuat susu sambil berkomentar.

ROSNA.
Kalau ndak pake S, berarti UU dong…?

JURAGAN JACKY.
UU mu,sana ambilkan koran

Juragan Jacky sedang membaca Koran yang memberitakan tentang bahaya narkoba.

JURAGAN JACKI.
Seorang mahasiswi salah satu perguruan tinggi swasta terlibat narkoba.kedapatan lagi menghisap sabu dalam sebuah wisma,bersama 3 orang rekan mahasiswanya.

JURAGAN JACKY.
Astaga naga ular naga berlaga ditelaga, koq bisa-bisanya generasi muda harapan bangsa terlibat hal hal yang terlarang…

-Dua orang pemuda yang sedari tadi duduk dipojok ruang, keluar dengan sempoyongan.
Juragan Jacky pikir anak muda tersebut tidak enak badan, ia pun menuntun anak muda itu keluar. Juragan kembali lagi, ia menanyakan pada penonton kenapa pemuda tadi sempoyongan.

JURAGAN.
Penontooooon.

PENONTON.
Iyyeeeee.

JURAGAN.
Penontoooon.

PENONTON.
Iyyeeeeeeeeeeeeeeee juragan jacky.

JURAGAN.
Bagaimana tindakan ku tadi,menolong orang yang lagi sakit,…jalannya saja sempoyongan ?

PENONTON
Mantap mentong seperti tong ki perawat lepasan STIKES Mega Rezeki…

JURAGAN JACKY
Memang karena saya dosen disana.Tapi,Mantap mentong,itu Djafar Sodding….
Kalau Juragan Jacky,…mantap mek…hahahayyy

PENONTON
Muantap mek hahahhayyy

ROSNA.
Tapi yang kita tolong itu tadi anak muda yang lagi teler ganja

JURAGAN JACKY.
Apa kau bilang.

ROSNA.
Saya bilang anak anak itu lagi ngeboat, jalannya aja kayak juragan Jacky yang pelaut lagi mabuk laut,iyya tawwa’

JURAGAN JACKY.
He ! menghinamu di, apa hubungannya anak muda teler tadi dengan cara jalan mabuk lautku,gini gini cara jalan ku kayak jhon travolta lagi manggung,iya ndak penonton.

PENONTON.
Ndaaaaaaak lha ya hahahahhaa

ROSNA.
Kalau begitu jadi penyanyi rock ‘n roll saja juragan,biar tambah banyak dapat duit. Biar gaji karyawan cepat bisa dibayar. Betul nggak penonton.

PENONTON.
Betuuuuul. ituuuuuu.

Ledek-ledekan ini boleh berlanjut (improvisasi) tapi harus dijaga jangan sampai jadi membosankan hingga terkesan lamban. Hingga akhirnya Juragan Jacky mengalihkan perhatian.

JURAGAN JACKY
Penonton !

PENONTON.
Iyyeeee Juragan.

JURAGAN JACKY.
Penontoooooon !!!

PENONTON.
Iyeeeeeeeeeeeeee juragan Jacky…!.

JURAGAN JACKY.
Bagaimana café saya keren kan ? Café Om Jacky.

ROSNA.
Kok café Om Jacky sih juragan bos.kenapa bukan cafe tante sasa?

JURAGAN JACKY.
memang warung kelontongan jual bumbu masak sasa,oouuww tidak lah ya.

ROSNA.
Om Jacky itu siapa juragan bos.

JURAGAN JACKY.
Ya saya toh cantik hahhayy.

ROSNA.
Kan nama bos, Daeng Jalling???.

JURAGAN JACKY.
Hus !!!! Jangan ko buka rahasia, permak sedikit kenapa sih

ROSNA.
Oooh ceritanya biar keren, nama Daeng Jalling diganti jadi Jacky. Tapi ingat boss, kalau ganti nama harus pake umba umba.

JURAGAN JACKY.
Ah cerewet lu ah. Coba ambilkan globe ku

ROSNA.
Emang mau nujuman apa ngeramal ?

JURAGAN JACKY.
Sambarang na ini anak,yang kusuruh ambil bola dunia,bukan bola kaca. Gini-gini gue tuh mantan pelaut, sudah keliling dunia,sudah injak injak banyak kota dunia,mau nostalgia pasti liat globe,biar asyiikk ?.

ROSNA.
saya kan cuman nanya juragan bos.

Juragan jacky Nampak puas dan bahagia.cita-citanya membuat café setelah pensiun menjadi pelaut terwujud.

JURAGAN JACKY.
Café juragan jacky,mantap mek.

PENONTON.
Apanya yang mantap mek juragan???

JURAGAN JACKY.
Dari melaut keliling dunia,….turun kedarat jadi juragan kafe,..duit tambah bertambah…bunga berbunga…

PENONTON 1 .
Kenapa ndak jadi bajak laut aja, Seperti kapten jack sparrow,sekali berlayar,berpeti peti harta didapat hahahha

PENONTON 2
Atau jadi Pakkapala tallang hahhayyy

Juragan marah, ia merasa terhina. Penonton balik mengatakan kalau ia hanya bertanya. Juragan Jacky menjelaskan kenapa ia memilih membuka café dibanding usaha lain. Karena café lebih intelek dan tidak dikejar-kejar Kantib.
Seorang pengunjung datang. Penonton tepuk tangan. Rosna lansung ngomel karena kebiasaan Haseng yang cuma membeli segelas kopi tapi nongkrong sampai café tutup.

ROSNA.
Uuuuu, nia miseng pacilakacilakayya, tau ji kau pesan angko,kopi satu gelas diminum sampai café tutup dan sishza toh?

HAN SENG.
( mengomel dalam logat cina) sudahlah,sudah…ladeni angko kalena tamu adalah laja bukan????

JURAGAN JACKY.
Penonton,saya mau nanya,betul anak anak tadi hisap ganja di cafeku?.

PENONTON.
Iya lah ya, masak juragan tadi tidak cium bau asapnya?

-penonton menjelaskan kalau pemuda tadi habis menghisap ganja. Juragan Jacky ketakutan. Juragan Jacky menegur Rosna yang membiarkan pemuda tadi menghisap ganja di cafenya. Rosna tidak menegur karena disamping ia tidak tau kalau pemuda itu mengisap ganja, juragan juga selalu bilang kalau pembeli itu raja. Masa mau negur raja.

Juragan Jacky tiba-tiba teringat pada Ririn, Ia kawatir Ririn anak satu satunya terpengaruh.

Fade Out
COMMERCIAL BREAK
Segment 03
Fade in.

Tepuk tangan penonton menyambut kemunculan Ririn. Ririn gerogi karena ayahnya mengamatinya dari kaki sampai ujung rambut. Ririn heran melihat ulah ayahnya. Juragan curiga Anaknya itu terlibat narkoba. Meski menyangkal terlibat narkoba, namun Juragan Jacky tetap memeriksa isi tas anaknya tersebut, Ririn menolak karena didalamnya ada peralatan rahasia (pembalut wanita). Hal ini membuat Juragan makin curiga. Ia memaksa Ririn dan benar didalamnya hanya berisi buku dan pembalut.

Penonton menertawakan juragan.

Fade Out.
COMMERCIAL BREAK
Segment 04.
Fade in.

Tepuk tangan riuh menyambut kemunculan Haseng datang lagi, seperti biasa memesan secangkir kopi dan lansung duduk didekat Juragan.

HANSENG.
Losna,kopi susu dulu hayya.

ROSNA.
Uuuuu, nia miseng pacilakacilakayya, tau ji kau pesan angko,kopi satu gelas diminum sampai café tutup dan sishza toh?

HAN SENG.
( mengomel dalam logat cina) sudahlah,sudah…ladeni angko kalena tamu adalah laja bukan????

Hanseng menegur juragan yang serius membaca Koran. Juragan menjelaskan kalau ia membaca bahaya narkoba. Haseng yang sok tau lansung berkomentar kalau sebaiknya narkoba itu tidk usah dilarang, biarkan saja. Menurutnya narkoba itu mahal dan diminati karena dilarang. Hal lain menurut Haseng ialah, pecandu narkoba itu jangan dihukum karena mereka adalah korban. Ia beda pendapat dengan Juragan, yang bagi juragan narkoba harus didilarang dan pengguna dan bandarnya harus dihukum mati. Perdebatan terus berlanjut karena keduanya tidak ada yang mau mengalah.

Fade Out
COMMERCIAL BREAK.
Segment 05.
Fade in.

Seorang tamu dari HM. ALIMUDDIN SH.MH dari STIKES MEGAREZEKI datang. Mendengar perdebatan antara juragan dan Haseng. Ia pun mengenalkan diri lalu menjelaskan betapa bahayanya narkoba itu. Ia juga menjelaskan secara detail bahaya narkoba itu. Ia juga menjelaskan dampak setiap jenis narkoba dan ciri-ciri pecandunya.Pak Alimuddin juga menjelaskan STIKES yang dibinanya disamping bergerak dibidang pendidikan Kesehatan dengan berbagai jurusan,Ia juga menambahkan kalau program pemerintah dibidang kesehatan banyak di support oleh sekolah yang dibinanya.

Fade Out
COMMERCIAL BREAK
Segment 06
Fade in.

Beberapa mahasiswa dan pelajar datang dengan sempoyongan, Juragan lansung mengusirnya karena mengira pemuda pemuda tersebut morphinis. Ternyata pemuda itu benar-benar pusing habis kerja bakti membersihkan lingkungan dan menanam pohon dalam kerjasama sekolahnya dengan program kota sehat. Juragan tidak percaya. Pemuda itu menjelaskan kalau ia tidak mau mengorbankan masa depannya dengan kenikmatan sesaat.begini begini iya itu mahasiswa berprestasi STIKES MEGAREZEKI Makassar. Baginya Belajar Yes Narkoba No .

Fade out.
COMMERCIAL BREAK
Fade in.
Segment 07

Masuk lagu penutup oleh pemain music pengiring dan HM Alimuddin menyanyikan sebuah lagu, para pemain dan penonton ikut berjoget
Roolling Title

SEKIAN.

Explore posts in the same categories: TULISAN POPULAIR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: