serial o juragan jacky

SERIAL 0 JURAGAN JACKY
Judul : JURAGAN JACKY
Durasi : 1 jam.
Skenario/sutradara : SYAHRIAR TATO
SUPERVISI : ACA HASANUDDIN MT

JURAGAN JACKY adalah obrolan dalam bentuk komedi dalam sebuah Cafe Kopi milik Juragan Jacky,Mantan pelaut . Di Cafe Juragan Jacky ini, bukan hanya menjual kopi, tapi juga minuman lain serta bermacam-macam makanan kecil. Cafe nyapun tertata rapih. Siapa saja dari kalangan mana saja, remaja, dewasa sampai yang jompo bisa mampir di Cafe ini untuk minum kopi, sambil ngobrol.
Di Cafe Juragan Jacky ini. Pengunjung bukan hanya bisa mengeritik ( keritikan yang sifatnya ringan dan sudah menjadi rahasia publik), tapi juga bisa memuji sesuatu kebijakan atau kelompok, dengan berdasarkan fakta.
Di Cafe Juragan Jacky ini, segala hal bisa dibicarakan, segala problem bisa diperbincangkan, segal hal bisa jadi topik pembicaraan. Ekonomi, politik, sosila, Budaya dll. Tentu saja diakhir acara, ada solusi versi Cafe Juragan Jacky .
Latar Belakang/kerakter pemain:
01.Juragan Jacky : Syahriar Tato Lacoste.
Ia adalah pemilik Cafe ini. Pelaut yang membuka usaha Café. Meski dikenal genit (maklum Duda) namun orang-orang menyukainya. Ia cerdas, dan banyak pengalaman.

02.Han Seng : syahrir patakaki
Sebetulnya nama aslinya Han Seng, namun keturunan cina yang sudah lama tinggal di Makasar ini, lebih senang di panggil Haseng .
Teman Juragan Jacky ini tiap hari datang ke café, meski Cuma minum segelas kopi dari pagi sampai café tutup. Dia sangat sok yai, segala masalah dia bahas, segala problem dia ikut nimbrung.

03.Ririn : disa prihandani putri
Anak gadis Juragan Jacky ini cantik, cerdas, dan gaul. Pada dasarnya dia anak baik namun pola fikirnya modern sehingga sering berbeda pendapat dengan kedua orang tuanya yang masih berpola pikir komvensional.

04.Rosna : Fryzcha vias manurung
Pelayan café Juragan Jacky ini lumayan cantik, malah lebih cantik dari Ririn. Suaranya bagus dan doyan nyanyi. Ia juga sangat cerewet dan sok tau. Ia sering bertengkar dengan Ririn. Ia juga genit, dan pintar mengambil hati Juragan Jacky, banyak juga pengunjung yang mengira dia anak Juragan Jacky.

05.Bintang Tamu :
Bintang tamu disesuaikan dengan topic pembicaraan, bisa seniman, budayawan, politikus, atau bila ada produk atau departemen yang jadi sponsor, maka bintang tamunya bisa dari mereka.

Latar Belakang Penulisan.

01.Teringat akan ketenaran Daeng Cella, Daeng Rica dan Daeng Te’ne yang tersohor lewat RRI tahun 70 an, dengan keritikan-keritikan yang dilontarkan dalam bentuk humor, maka saya merasa tertarik untuk meramu sebuah acara yang tentu saja karena era berbeda, maka bentuk dan penyajiannya pun berbeda.

02.Masyarakat Sulawesi Selatan, termasuk penonton setia acara-acara televisi, sehingga saya merasa tertantang membuat sebuah acara yang berbicara tentang kehidupan, adat serta budaya Sulsel, mudah-mudahan dengan hadirnya Cafe Juragan Jacky ini bisa menjadi acara favorit mereka.

03.Masyarakat kita sudah capek dengan pekerjaan serta kesibukan masing-masing, sehingga mereka membutuhkan hiburan. Karenanya, Cafe Juragan Jacky ini bentuk penyajiannya dalam bentuk komedi.

04.Peminat music daerah di Sulsel ini juga cukup banyak, makanya saya juga mencoba memadunya dalam Cafe Juragan Jacky ini. Dengan music “kreasi” yang menggunakan alat music tradisional kecapi gendang dll. Mudah-mudahan akan lebih menarik minta pemirsa.

05.Serta berbagai alasan lain yang menjadi alasan munculnya ide ini.

Konsep Penyajian.

Shoting berlansung di Studio dengan membuat bangunan berupa Cafe. Bisa juga shoting di Cafe yang sudah ada dan dianggap cocok.

Cafe Juragan Jacky ini disajikan mirip dengan penyajian OVJ, bedanya, penonton diacara ini jauh lebih proaktif, begitu juga dengan pemain musiknya. Setnya pun tetap dengan latar belakang Cafe yang sama.

Cerita setiap episodenya disesuaikan dengan berita atau kejadian yang hangat dibicarakan di masyarakat. Bisa masalah politik (Pilkada), atau Kebijakan pemerintah, Tawuran pelajar, Penculikan anak, masalah kesehatan dll. Pokoknya di Cafe Juragan Jacky ini, semua hal bisa dibicarakan sekaligus solusinya.

Sinopsis.

“JuraGan KetEmu saUdaGar ”

Juragan Jacky memuji cafenya, ia yakin cafenya ini bakal rame dikunjungi pembeli. Tamu rutin Juragan Jacky yang bernama Haseng datang, Rosna lansung ngomel karena kebiasaan Haseng yang cuma membeli segelas kopi tapi nongkrong sampai café tutup.
Ririn datang, ia menyampaikan pada Juragan kalau H BUSRAH baru pulang dari hongkong membawa banyak oleh-oleh. Haseng mencela karena menurutnya orang-orang yang keluar negeri kalau tidak jadi pembantu, paling jadi buruh kebun kelapa sawit,ataukah bawa hasilbumi degan untung yang pas pasan tapi pulang cerita selangit dan sebulan kemudian kere lagi. Juragan Jacky tidak sependapat, karena menurutnya banyak orang bugis Makasar yang keluar negeri dan jadi saudagar yang sukses.
Seorang tamu dengan penampilan meyakinkan, kalung mas, gelang, cincin semua mencolok. Pakaian pun mentereng. Rosna lansung menyambutnya dengan ramah. Rosna menawarkan beberapa macam menu luar namun tamu pini menolak, ia malah mencari ikan peda’ atau cobe-cobe, sayur daun kelor dll (makanan trdaisional). Ternyata tidak tersedia. Tamu ini minta supaya disediakan dia berani bayar berapa saja asal ada, karena dia sudah lama sekali tidak makan-makanan tersebut. Rosna bingung, ia lapor pada Juragan Jacky tentang permintaan tamunya tersebut. Juragan Jacky pun ikut bingung. Jurahan Jacky menghampiri tamunya yang dianggapnya berlagu itu. Juragan Jacky mengamati baik-baik ternyata adalah haji busrah (Boleh nama lain) yang kini jadi saudagar Bugis yang sukses didalam dan luar negeri.
Haji Busrah menjelaskan kalau di ia juga bergerak dibidang garment dan bidang bidang lain untuk untuk mengembangkan usahanya. Ia minta Juragan Jacky sebagai partner di Maksar namun Juragan jacky menolak karena ia ingin serius menekuni usaha cafenya. Haseng lansung menawarkan diri jadi partner, namun ternyata bukan Cuma tidak punya modal tapi dia juga tidak berpengalaman dibidang garment.
Rosna, meledek Haseng karena tadinya mencela orang yang berusaha sampai keluar negeri, sekarang malah minta kerja sama dan ditolak. Kasiaan deh lu.

EPISODE

“JuraGan KetEmu saUdaGar ”.

Segment 01.
OPENING GRAFIS Cafe Juragan Jacky .
TITLE

Musik pengiring membuka acara dengan sebuah lagu Daerah tentang susahnya hidup (bisa diaransir jadi lagu yang bernuansa komedi).

Fade Out.
COMMERCIAL BREAK.
Segment 02.
Fade in.

Juragan Jacky muncul dengan wajah berseri-seri. Ia pun sambil menyanyi Sulawesi Pa’rasanganta. Penonton bertepuk tangan. Selesai menyanyi, Juragan Jacky menjelaskan kalau ia bahagia karena

JURAGAN JACKY.
Sulawesi parasangantaaaaa, bori pa’ solongan cera’taaaaa, anjari ……..
Selebes televisintaaaa, acaranaaaa baji’-baji’ ngaseng dst (Karang sendiri hehehehehe)

Selesai menyanyi Juragan bertanya pada Penonton.

JURAGAN.
Penontooooon.

PENONTON.
Iyyeeeee.

JURAGAN.
Penontoooon.

PENONTON.
Iyyeeeeeeeeeeeeeeee.

JURAGAN.
Bagaimana suara saya tadi., mantap kan ?

PENONTON
Mantap mentong…

JURAGAN JACKY
Mantap mentong,itu Djafar Sodding….
Kalau Juragan Jacky,…mantap mek…hahahayyy

PENONTON
Muantap mek hahahhayyy

ROSNA.
Mantap, cocok sekali jadi pappala pala hehehe

JURAGAN JACKY.
Apa kau bilang.

ROSNA.
Saya bilang suara juragan bagus, cocok sekali jadi pappala pala,iyya tawwa’

JURAGAN JACKY.
He ! menghinamu di, apa hubungannya suara bagus sama pappala pala, kalau rekaman tuh baru ada hubungan. Atau jadi penyiar di Celebes TV ahhh itu baru nyambung ya nggak penonton.

PENONTON.
Ndaaaaaaak lha ya hahahahhaa

ROSNA.
Pappala pala juga ada hubungannya, kan kalau nyanyi sambil nyodorkan kaleng susu, kan kedengaran nyaring. Biar gaji karyawan cepat bisa dibayar. Betul nggak penonton.

PENONTON.
Betuuuuul. ituuuuuu.

Ledek-ledekan ini boleh berlanjut (improvisasi) tapi harus dijaga jangan sampai jadi membosankan hingga terkesan lamban. Hingga akhirnya Juragan Jacky mengalihkan perhatian.

JURAGAN JACKY
Penonton !

PENONTON.
Iyyeeee Juragan.

JURAGAN JACKY.
Penontoooooon !!!

PENONTON.
Iyeeeeeeeeeeeeee juragan Jacky…!.

JURAGAN JACKY.
Bagaimana café saya keren kan ? Café Om Jacky.

ROSNA.
Kok café Om Jacky sih juragan bos.kenapa bukan cafe sasa?

JURAGAN JACKY.
memang warung kelontongan jual bumbu masak sasa,oouuww tidak lah ya.

ROSNA.
Om Jacky itu siapa juragan bos.

JURAGAN JACKY.
Ya saya toh cantik hahhayy.

ROSNA.
Kan nama bos, Daeng Jalling???.

JURAGAN JACKY.
Hus !!!! Jangan ko buka rahasia, permak sedikit kenapa sih

ROSNA.
Oooh ceritanya biar keren, nama Daeng Jalling diganti jadi Jacky. Tapi ingat boss, kalau ganti nama harus pake bubur putih bubur merah.

JURAGAN JACKY.
Ah cerewet lu ah. Coba ambilkan globe ku

ROSNA.
Emang mau nujuman apa ngeramal ?

JURAGAN JACKY.
Sambarang na ini anak,yang kusuruh ambil bola dunia,bukan bola kaca. Gini-gini gue tuh mantan pelaut, sudah keliling dunia,sudah injak injak banyak kota dunia,mau nostalgia pasti liat globe,biar asyiikk ?.

ROSNA.
saya kan cuman nanya juragan bos.

JURAGAN JACKY.
Iya,tapi nanya jangan sampai bikin sewot.Bikinin kopi susu.

ROSNA.
Pake es bos ?

JURAGAN JACKY.
Ndak lha ya,mau ko bikin cepat cammo ka???hahhayy

Penonton riuh meledek juragan Jacky.sementara Rosna membuat kopi sambil komentar.

ROSNA.
Kalau nggak pake “S’ berarti kopi uu dong juragan heheheheee.

-Penonton tertawa riuh rendah,

Juragan jacky Nampak puas dan bahagia.cita-citanya membuat café setelah pensiun menjadi pelaut terwujud.

JURAGAN JACKY.
Café juragan jacky,mantap mek.

PENONTON.
Apanya yang mantap mek juragan???

JURAGAN JACKY.
Dari melaut keliling dunia.turun kedarat jadi juragan kafe,..duit tambah bertambah…bunga berbunga…

PENONTON 1 .
Kenapa ndak jadi bajak laut aja, Seperti kapten jack sparrow,sekali berlayar,berpeti peti harta didapat hahahha

PENONTON 2
Atau jadi Pakkapala tallang hahhayyy

Juragan marah, ia merasa terhina. Penonton balik mengatakan kalau ia hanya bertanya. Juragan Jacky menjelaskan kenapa ia memilih membuka café dibanding usaha lain. Karena café lebih intelek dan tidak dikejar-kejar Kantib.
Seorang pengunjung datang. Penonton tepuk tangan. Rosna lansung ngomel karena kebiasaan Haseng yang cuma membeli segelas kopi tapi nongkrong sampai café tutup.

ROSNA.
Uuuuu, nia miseng pacilakacilakayya, tau ji kau pesan angko,kopi satu gelas diminum sampai café tutup dan sishza toh?

HAN SENG.
( mengomel dalam logat cina) sudahlah,sudah…ladeni angko kalena tamu adalah laja bukan????

Fade Out
COMMERCIAL BREAK
Segment 03
Fade in.

Tepuk tangan penonton menyambut kemunculan Ririn,Ririn lansung menghampiri Juragan Jacky (ayahnya) dan menyampaikan kalau haji Busrah pulang membawa ikan hidup ke Hongkong,dan pulang banyak membawa oleh-oleh.

RIRIN.
Papi, ada haji bernama busrah Abdullah, sekarang datang dari Hongkong,perginya bawa ikan hidup,pulang pulang bawa sekoper pakaian….nyammanna tawwa???.

PENONTON.
Nyammanna tawwa jadi saudagar ikan…kaya dan cilla…

RIRIN
Jadi saudagar ikan tongki pappi,biar kita pulang bawakan ka oleh oleh juga.busana sutra cina dan pernik pernik india.

JURAGAN JACKY.
Siapa itu haji busrah ???

PENONTON.
Itu haji ganteng ka,saudagar ikan dari paotere,banyak ikannya banyak tong tawwa kapalnya…malah jadi anggota dewan yang terhormat sekarang tawwa…

JURAGAN JACKY,
Suntili….barusan itu ada yang kalah kalahki juragan jacky??

PENONTON.
Pastimi iya kalah, kalah jauh kayaknya gank…

Penonton meledek juragan Jacky,yang diledek tambah sewot. Ririn ingin ayahnya jadi saudagar ikan juga. Namun Juragan menolak karena disamping dia sudah tua, kalau ia menjadi saudagar maka Ririn bakal bebas semaunya, dia ada saja Ririn masih sering keluyuran.Beberapa penonton mengomentari kelakuan Ririn, ditanggapi oleh Ririn.

Lain halnya Haseng,ia malah mencela orang-orang yang pergi mondar mandir keluar Negeri, menurutnya orang-orang yang keluar negeri kalau tidak jadi pembantu, paling jadi buruh kebun kelapa sawit, tapi pulang cerita selangit dan sebulan kemudian kere lagi. Pokoknya bagi Haseng, orang Bugis Makasar yang kerja diluar negeri hanya bikin malu. Ia tidak sependapat dengan Juragan Jacky , menurut Juragan Jacky banyak orang bugis Makasar yang tinggal diluar negeri dan jadi saudagar yang sukses. Terjadi perdebatan karena Haseng juga tidak mau kalah, penonton pun bersorak.

Fade Out.
COMMERCIAL BREAK
Segment 04.
Fade in.

Tepuk tangan riuh menyambut kemunculan Haji busrah dengan penampilan meyakinkan, kalung mas, gelang, cincin semua mencolok. Pakaian pun mentereng. Haji busrah menanyakan penampilannya pada penonton.

HAJI BUSRAH.
Penontoonn..bagaimana penampilanku???

Penonton mengomentarinya bermacam-macam, ada yang bilang norak, ada juga yang bilang keren.

HAJI BURAH.
Bajuku keren kan…ini semua saya beli di Hongkong

Haji Busrah duduk, Rosna lansung menghampiri dan menyodorkan menu dengan ramah.

ROSNA.
Mauki pesan apa bang haji???

Haji Busrah melirik daftar menu sejenak dan sontak menolak, ia malah mencari ikan peda’ atau cobe-cobe, sayur daun kelor dll (makanan trdaisional).

HAJI BUSRAH.
Ada ikan peda cuccu lepe dan sayur kelor???

– Ternyata tidak tersedia. Haji busrah mengatakan kalau tamu adalah raja, raja minta apa aja harus disiapkan. Dia mau bayar berapa saja asal ada, karena dia sudah lama sekali tidak makan makanan tradional. Rosna bingung, ia lapor pada Juragan Jacky tentang permintaan tamunya tersebut. Juragan Jacky pun ikut bingung. Jurahan Jacky menghampiri tamunya yang dianggapnya berlagu itu. Juragan Jacky mengamati baik-baik ternyata adalah Haji busrah yang kini jadi saudagar Bugis Makasar yg sukses sekaligus anggota legislatif yang sukses. Keduanya pun bicara tentang kesuksesan haji busrah sebagai saudagar bugis yang sukses merintis usahanya dari bawah.

Fade Out
COMMERCIAL BREAK
Segment 05.
Fade in.
RIRIN.
Saya mau tanya.

SAUDAGAR BUSRAH.
Tanya apa ?

RIRIN.
Saya liat di TV.

PENONTON.
Di Celebes TV yah ?

RIRIN.
Iyya dong masa iyya deh.

Semua tertawa.

RIRIN.
Gini, saya liat di TV. Banyak penduduk dunia,suka sekali makan ikan,terutama orang hongkong,cina,taiwan dan terutama sekali orang jepang.

SAUDAGAR BUSRAH.
Iyya,memang banyak orang didunia ini suka makan ikan dan hasil laut lainnya( menjelaskan tentang manfaatnya makan ikan)

JURAGAN JACKY.
Iyya tuh, kayak makan ikan itu merupakan makanan mewah,saya pernah makan sashimi di tokyo dan makan stick ikan di prancis.nyammanna kaue,dulu diatas kapal saya suka makan lawara palopo hahhayyy

ROSNA.
Kenapa padeng di sini orang suka makan coto,konro dan sop saudara ?padahal penuh kolestrol mi.

Juragan Jacky dan Juragan Aco saling berpandangan.

JUARAGAN JACKY,HAJI BUSRAH.
Iyya yah..

-Haji busrah kemudian menjelaskan kalau ia juga bergerak dibidang garment dan kini berambisi untuk mengembangkan usahanya. Ia ingin mengembangkan usahanya dibidang lain namun belum tau prosudurnya.
Seorang tamu datang. Juragan Jacky mengenalnya sebagai salah seorang pejabat yang mengerti tentang tata cara membangun usaha. Orang tersebut menjelaskan berbagai hal tentang prospek pengembangan usaha daerah khususnya Sulawesi selatan. Haji busrah mengerti dan bersedia membangun usaha di sulsel. Ia juga minta Juragan Jacky sebagai partner di Makasar namun Juragan jacky menolak karena ia ingin serius menekuni usaha cafenya. Haseng lansung menawarkan diri jadi partner, namun ternyata bukan Cuma tidak punya modal tapi dia juga tidak berpengalaman dibidang garment.

Penonton berteriak meledek

Fade Out
COMMERCIAL BREAK
Segment 06
Fade in.

Rosna, meledek Haseng karena tadinya mencela orang yang keluar negeri berniaga sekarang malah minta kerja sama dan ditolak. Kasiaan deh lu.

Fade out.
COMMERCIAL BREAK
Fade in.
Segment 07
Rosnah meminta Juragan haji busrah menyanyikan sebuah lagu,penonton ikut mensupport juragan haji Busrah.
Masuk lagu penutup oleh pemain music pengiring, para pemain dan penonton ikut berjoget
Roolling Title.
SEKIAN.

Explore posts in the same categories: TULISAN POPULAIR

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: